RS Mardi Rahayu Resmi Operasikan PLTS Atap 416 kWp, Tekan Emisi Karbon

News

RS Mardi Rahayu telah meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 416 kWp pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Peresmian ini dilakukan sebagai bagian dari langkah rumah sakit dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.

Proyek PLTS Atap tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan PT Mitra Solar Radians atau Solar Radiance dengan skema kerja sama selama 25 tahun. Pemanfaatan energi surya ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik rumah sakit yang beroperasi selama 24 jam sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional.

PLTS Atap berkapasitas 416 kWp tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 584,40 MWh listrik per tahun dan pengoperasiannya juga diperkirakan dapat menghindari emisi sekitar 521 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun.

Dengan masa kerja sama selama 25 tahun, total pengurangan emisi diproyeksikan mencapai sekitar 12.077 ton CO2. Kontribusi tersebut menjadi bagian dari upaya RS Mardi Rahayu untuk membangun sistem operasional yang lebih efisien sekaligus ramah lingkungan.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Pujianto menjelaskan bahwa kebutuhan energi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, mengingat rumah sakit beroperasi tanpa henti selama 24 jam.

Karena itu, pemanfaatan PLTS ditempatkan sebagai salah satu langkah strategis rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung transformasi menuju konsep green hospital. Upaya tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pengelolaan energi, tetapi juga memperkuat kontribusi rumah sakit terhadap pengurangan emisi.

Selain mengembangkan PLTS Atap, RS Mardi Rahayu juga menjalankan sejumlah inisiatif efisiensi dan keberlanjutan lainnya. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui penggunaan lampu LED, pemanfaatan air daur ulang untuk kebutuhan flushing, serta penyediaan fasilitas EV charging station.

Pengembangan PLTS Atap 416 kWp melibatkan Solar Radiance sejak tahap perencanaan, instalasi hingga commissioning. Pelaksanaan proyek turut disesuaikan dengan kondisi teknis dan operasional rumah sakit agar proses pembangunan tidak mengganggu pelayanan kesehatan yang tetap berjalan selama 24 jam.

Aspek keselamatan menjadi salah satu perhatian dalam pengerjaan proyek tersebut. Head of Business Development Solar Radiance Billy Jayadi menyampaikan bahwa proyek PLTS Atap RS Mardi Rahayu mencatat 9.405 work manhour dengan capaian zero accident selama pelaksanaan.

Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan pentingnya penerapan disiplin dan perencanaan yang matang dalam menjalankan proyek energi surya, terutama ketika pekerjaan dilakukan di lingkungan fasilitas kesehatan yang memiliki aktivitas operasional sepanjang waktu.

Keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional pelanggan menjadi bagian yang diperhatikan dalam setiap tahapan pengerjaan.

Keterlibatan Solar Radiance dalam proyek tersebut sejalan dengan fokus perusahaan sebagai salah satu pengembang PLTS di Indonesia yang menyasar segmen pelanggan komersial dan industri. Perusahaan mengembangkan solusi energi surya dengan mengedepankan standar global serta fleksibilitas komersial untuk menyesuaikan kebutuhan klien.

Kolaborasi dengan RS Mardi Rahayu menjadi salah satu contoh penerapan solusi energi surya di sektor fasilitas kesehatan, yang memiliki karakteristik kebutuhan listrik tinggi dan berlangsung secara kontinu.

RS Mardi Rahayu berharap pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 416 kWp dapat memberikan manfaat ekonomi dan efisiensi energi dalam jangka panjang.

Namun tak berhanti sampai disitu, Rumah sakit juga berencana melanjutkan pengembangan energi surya melalui proyek PLTS tahap kedua.

Rencana tersebut mencakup pemasangan PLTS di gedung parkir dan gedung rawat inap Betania yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Pengembangan tahap kedua tersebut menjadi kelanjutan dari kerja sama antara RS Mardi Rahayu dan Solar Radiance untuk memperluas pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan rumah sakit.

Dengan tambahan kapasitas PLTS pada tahap berikutnya, RS Mardi Rahayu diharapkan dapat semakin meningkatkan efisiensi penggunaan energi sekaligus memperkuat penerapan konsep operasional berkelanjutan dalam jangka panjang.

Profil Singkat PT Mitra Solar Radians

Berdasarkan informasi dari laman resmi perusahaan, PT Mitra Solar Radians (Solar Radiance) merupakan salah satu pengembang energi surya yang berfokus mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia.

Perusahaan menempatkan segmen komersial dan industri atau Commercial and Industrial (C&I) sebagai fokus utama pengembangan bisnisnya, dengan ambisi menjadi salah satu pemimpin pasar di sektor tersebut.

Solar Radiance merupakan bagian dari PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP), perusahaan energi yang berada di bawah naungan Baramulti Group. Dukungan dari grup tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Solar Radiance dalam mengembangkan kapabilitas di sektor energi terbarukan sekaligus memperluas kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam menjalankan bisnisnya, Solar Radiance tidak hanya menawarkan pembangunan sistem PLTS, tetapi menyediakan solusi energi surya secara menyeluruh. Layanan perusahaan mencakup analisis teknis dan desain, pembiayaan, engineering, procurement and construction (EPC), hingga operasi dan pemeliharaan.

Model bisnis tersebut memungkinkan perusahaan menawarkan skema pembiayaan dan sewa yang fleksibel, termasuk solusi tanpa investasi awal bagi pelanggan.

Dari sisi teknologi, Solar Radiance menyediakan solusi PLTS on-grid yang terhubung dengan jaringan listrik serta sistem off-grid yang dilengkapi penyimpanan energi.

Pendekatan ini memungkinkan solusi energi surya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik operasional masing-masing pelanggan, mulai dari perusahaan dengan beberapa lokasi hingga proyek berskala besar.

Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui sejumlah proyek PLTS di berbagai sektor industri. Di situs resminya, Solar Radiance mencatat sejumlah proyek, antara lain PLTS untuk PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, PT Shoetown Ligung Indonesia, PT Pusan Manis Mulia, PT Garuda Metalindo, hingga Mall Panakkukang.

Beberapa proyek tersebut memiliki kapasitas hingga beberapa megawatt-peak (MWp), menunjukkan fokus perusahaan pada pengembangan PLTS untuk kebutuhan komersial dan industri.

Bagi Solar Radiance, pengembangan energi surya tidak semata-mata berkaitan dengan penyediaan sumber listrik alternatif. Perusahaan menempatkan solusi energi terbarukan sebagai bagian dari upaya membantu pelaku usaha menekan biaya operasional, mengurangi paparan terhadap fluktuasi harga energi, serta mencapai target keberlanjutan dan pengurangan emisi karbon.

Dengan dukungan pengalaman di sektor energi, jangkauan operasional di seluruh Indonesia, serta portofolio proyek PLTS untuk pelanggan komersial dan industri, Solar Radiance memposisikan diri sebagai salah satu pemain yang ikut mengambil bagian dalam percepatan transisi energi di Indonesia.

Back to top button