Jaga Konektivitas Tetap Lancar, WIKA Beton Dukung Peningkatan Infrastruktur Tol Cisumdawu

Jakarta, 19 Agustus 2026 – Dalam menjaga kelancaran konektivitas pada jalur tol ikonik yang memiliki fasilitas terowongan kembar pertama di Indonesia, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) ikut melakukan penanganan longsor atau pergerakan tanah di Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Jawa Barat. Melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), proyek senilai Rp334 miliar ini telah berjalan sejak Oktober 2025 untuk mengamankan struktur tanah di kawasan tersebut.
Pekerjaan konstruksi WIKA Beton difokuskan pada mitigasi pergerakan tanah di sejumlah titik krusial, meliputi wilayah Seksi 2, akses Gerbang Tol Pamulihan, KM 170+100 Jalur A, serta KM 177 Bojongtotor dan KM 178 Mulyasari pada Jalur B. Kepercayaan penuh untuk memulihkan fungsi jalan secara optimal ini diproyeksikan akan terus berlanjut seiring adanya rencana penambahan ruang lingkup pekerjaan di masa mendatang.
Peningkatan infrastruktur Jalan Tol Cisumdawu dilakukan secara cepat dan terukur mengingat tingginya mobilitas. Ruang lingkup pekerjaan di Bojongtotor KM 177 mencakup fondasi tiang bor (borepile) berdiameter 1.500 milimeter sedalam 50 meter dengan capping beam, pemasangan ground anchor dan shotcrete pada lereng, serta perbaikan jalan utama. Sementara di Mulyasari KM 178, pengerjaan berfokus pada borepile berdiameter 1.500 milimeter sedalam 40 meter, capping beam, dan penataan ulang elevasi tanah (regrading). Pekerjaan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pelintas dan memastikan tol kembali berperan secara optimal dalam memangkas waktu tempuh Bandung-Cirebon dan sekitarnya.
WIKA Beton Corporate Secretary, Ignatius Harry, menegaskan komitmen perusahaan terhadap mobilitas masyarakat.
“Keterlibatan kami pada proyek memprioritaskan perbaikan yang cepat dan tepat, dengan tetap menjaga kenyamanan dan keamanan setiap pengguna jalan. Ketepatan penanganan ini juga didukung oleh kemampuan WIKA Beton dalam mengerjakan pekerjaan jasa melalui kehadiran Concrete Service Unit (CSU). Harapannya, jalan tol ini dapat terus berfungsi secara optimal dalam memperlancar konektivitas dan menunjang mobilitas masyarakat.”
Melalui proyek ini, WIKA Beton kembali terus berkomitmen dalam menghadirkan konektivitas tetap lancar dan aman bagi mobilitas masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, WIKA Beton akan terus berupaya menghadirkan solusi infrastruktur yang tangguh, sekaligus menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan yang berkelanjutan demi memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.






