Pemkab Bogor Siapkan Lelang Dua Proyek Strategis

HeadlineNews

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengakselerasi realisasi program pembangunan Tahun Anggaran 2026 dengan menyiapkan proses lelang untuk dua proyek strategis di sektor penataan ruang.

Kedua proyek tersebut meliputi pembangunan Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) dan Klinik Pratama Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyampaikan bahwa kedua proyek kini telah memasuki tahap persiapan lelang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pelaksanaan program strategis daerah.

Eko menjelaskan bahwa dari sejumlah program strategis yang ditetapkan pemerintah daerah pada 2026, dua proyek tersebut menjadi prioritas di lingkup Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Penetapan prioritas ini didasarkan pada dampak langsung yang dihasilkan terhadap pelayanan publik, khususnya dalam bidang kemanusiaan serta penanganan penyalahgunaan narkotika.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menetapkan 10 program strategis melalui Keputusan Bupati sebagai pedoman pembangunan yang diharapkan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Selain pembangunan Gedung PMI dengan alokasi anggaran Rp24,36 miliar dan Klinik Pratama BNN sebesar Rp1,69 miliar, sejumlah proyek lain juga masuk dalam daftar prioritas.

Di antaranya pembangunan Jembatan Situ Nanggereng pada ruas Jalan Bojonggede–Kemang di Kecamatan Tajur Halang dengan anggaran Rp60 miliar, serta pembangunan Gedung Creative Hub senilai Rp29,47 miliar. Selain itu, terdapat relokasi Puskesmas Ciderum di Kecamatan Caringin sebesar Rp15 miliar, pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Sindur senilai Rp12,59 miliar, serta pembangunan lapangan tembak dengan anggaran Rp12 miliar.

Program lainnya mencakup penataan Lapangan Tegar Beriman yang terintegrasi dengan kawasan taman kantor bupati dan Masjid Baitul Faidzin sebesar Rp11,16 miliar, lanjutan pembangunan Pasar Hewan Jonggol senilai Rp4,93 miliar, serta pembangunan Pasar Benih Ikan Ciseeng tahap III dengan anggaran Rp2,98 miliar.

Eko menegaskan bahwa tahapan lelang yang tengah dipersiapkan merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh program strategis dapat berjalan sesuai jadwal. Pemerintah daerah berharap percepatan ini akan mempercepat manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bogor.

Back to top button