Siap Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026, Intip Progres Tol Solo – Yogyakarta – NYIA
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan ruas Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani akan dibuka secara fungsional pada periode Lebaran 2026/1447 H. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk mengurai kepadatan kendaraan selama arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Segmen Prambanan–Purwomartani memiliki panjang total 12,23 kilometer. Pada masa operasional terbatas nanti, jalur yang dibuka membentang dari KM 30+150 hingga KM 42+375. Meski demikian, pengoperasian ruas fungsional ini bersifat situasional dan akan diberlakukan bergantung pada tingkat kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Prambanan.
Manajemen BPJT menyampaikan bahwa pembukaan segmen tersebut bertujuan mendukung mobilitas masyarakat selama periode Idulfitri. Jalur fungsional akan dioperasikan tanpa tarif, sebagai bentuk pelayanan tambahan untuk memperlancar arus kendaraan.
Dari sisi teknis, skema operasional akan menggunakan Jalur A (kiri) dengan sistem satu arah dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I non-bus. Pada arus mudik, kendaraan dari arah Solo akan diarahkan keluar melalui off-ramp Simpang Sebidang Purwomartani menuju Jalan Nasional Solo–Yogyakarta. Sebaliknya, saat arus balik, kendaraan akan masuk dari Simpang Sebidang Purwomartani dan melintasi jalur fungsional hingga kembali terhubung ke ruas operasional Kartasura–Prambanan.
BPJT menegaskan bahwa pelaksanaan skema lalu lintas tersebut akan mengikuti diskresi Kepolisian guna memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan pengguna jalan.
Dari sisi progres konstruksi, Paket 1.2 B (Prambanan–Purwomartani) yang akan difungsionalkan telah mencapai 93,30 persen. Sementara itu, Paket 1.1 (Solo–Klaten) dan Paket 1.2 A (Klaten–Prambanan) telah beroperasi penuh.
Pada Seksi 2, pembangunan Paket 2.1 A (Purwomartani–Maguwoharjo) mencatat progres 28,53 persen, sedangkan Paket 2.2 B (Trihanggo–Sleman) telah mencapai 79,38 persen. Adapun paket lain di seksi ini, termasuk wilayah Monjali dan Gamping, masih berada dalam tahap pembebasan lahan. Seluruh pengerjaan pada Seksi 3 yang menghubungkan Gamping hingga Purworejo juga masih tertahan pada proses pengadaan lahan.
BPJT mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa operasional fungsional berlangsung. Dengan dukungan infrastruktur tambahan ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar dan tertib.





