Helmi Hasan Dorong Perbaikan Jalan Demi Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga Untuk Berobat

News

TopKonstruksi – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar, termasuk layanan kesehatan. Bagi warga yang tinggal di wilayah dengan kondisi jalan yang belum memadai, perbaikan konektivitas jalan menjadi kebutuhan penting karena turut menentukan kemudahan dan kecepatan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, menempatkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu perhatian dalam mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Infrastruktur jalan tidak hanya dipandang sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung antara masyarakat di berbagai wilayah dengan pusat pelayanan publik, termasuk puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Dilansir melalui Facebook Media Center Pemprov Bengkulu, salah satu langkah yang dilakukan adalah menyinkronkan program pembangunan jalan antara Pemprov Bengkulu dengan pemerintah kabupaten/kota untuk periode 2026–2028. Pemprov Bengkulu juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.

Selain mengandalkan APBD, Pemprov Bengkulu turut mengaitkan optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor dengan pembiayaan pembangunan. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan pembiayaan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan.

Sebanyak 24 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemprov Bengkulu masuk dalam rencana perbaikan. Prioritas awal perbaikan tersebar di 12 ruas. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas, sekaligus memudahkan aktivitas masyarakat antardaerah.

Perbaikan jalan tersebut sempat mengalami keterlambatan karena kenaikan harga sejumlah bahan konstruksi, termasuk minyak industri dan material aspal. Meski begitu, Pemprov Bengkulu memastikan pekerjaan tetap dilanjutkan.

Dikutip dari Facebook media center Pemprov Bengkulu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso mengatakan, kondisi jalan provinsi dengan kategori baik saat ini telah mencapai sekitar 67 persen.

Menurut Tejo, pemerintah terus melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang membutuhkan penanganan. Dari 24 ruas yang rencananya diperbaiki, 12 ruas masuk tahap prioritas awal.

Persoalan jalan di Bengkulu tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas warga. Di sejumlah wilayah, buruknya akses transportasi bahkan dapat menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dalam kondisi darurat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menempatkan Pembangunan dan perbaikan jalan sebagai prioritas di pemerintahannya,

Bagi Helmi, pembangunan jalan memiliki dampak yang jauh lebih besar dibanding sekedar memperbaiki infrastruktur gedung. Persoalan akses jalan menjadi salah satu alasan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menempatkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas pemerintahannya hingga mendapatkan penghargaan di detikSumatera Awards 2026.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menegaskan  pembangunan jalan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, jalan bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, pendidikan hingga pusat-pusat perekonomian.

Helmi juga menjelaskan, “Jangan sampai ada masyarakat yang sakit harus digotong karena ambulans tidak bisa masuk. Jalan itu kebutuhan dasar masyarakat. Kalau jalan bagus, akses kesehatan terbuka, anak-anak mudah sekolah, hasil pertanian bisa dibawa keluar dan ekonomi masyarakat bergerak”.

Selain itu Helmi mengatakan prioritasnya adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan jalan yang mulus, akses yang lancar. Karena ketika jalan terbuka, banyak persoalan ikut terbantu.

Back to top button