Masuk Tahap Uji Laik, Seksi 2 Ruas Rangkasbitung-Cileles Segera Beroperasi

Seksi 2 ruas Rangkasbitung–Cileles merupakan bagian dari proyek Jalan Tol Serang–Panimbang di Provinsi Banten. Tol Serang – Panimbang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar Rp8,57 triliun. Tol ini memiliki tiga seksi, yaitu Seksi 1 Serang – Rangkasbitung, Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles, dan Seksi 3 Cileles – Serang.
Sebelumnya, Seksi 1 Serang–Rangkasbitung dengan panjang ruas 26,45 km telah beroperasi penuh pada 2021 lalu.
Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles dengan panjang ruas 33 km, saat ini tengah menjalani uji laik fungsi. Seksi 2 diharapkan segera beroperasi setelah menyelesaikan seluruh tahapan uji kelayakan.
Pada Maret lalu, Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles sempat dibuka secara fungsional untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026. Tol dibuka fungsional sepanjang 24,17 km, dengan dua jalur dan dua arah untuk kendaraan golongan 1 non-bus, pembukaan jalan secara fungsional dilakukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus mudik dan arus balik.
Perjalanan melalui ruas Rangkasbitung – Cileles memangkas waktu perjalanan hingga 60 menit. Perjalanan via tol memakan waktu kurang lebih 45 menit saja. Seksi 2 ini juga memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata Pantai Sawarna dan Geopark Bayah Dome di Banten Selatan.
Mengutip dari laman sahabat.pu.go.id, Tol Serang-Panimbang secara keseluruhan akan memiliki ruas sepanjang 83,67 km melintasi wilayah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang. Pembangunan tol ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah Banten.
Kehadiran tol ini diyakini dapat memperkuat konektivitas wilayah dari utara hingga selatan Banten, mendukung mobilitas dan aktivitas warga. Jalan Tol Serang – Patimban juga diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Tanjung Lesung) dan arus logistik di Provinsi Banten. Dengan waktu tempuh dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang diproyeksikan menjadi sekitar 2–3 jam, jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya yang dapat mencapai 4–5 jam. Tol Serang – Patimban juga diharapkan memberikan akomodasi perjalanan menuju kawasan konservasi Taman Nasional Ujung Kulon.
















