PII Jalin Kerjasama dengan Universitas Pertamina Wujudkan Reindustrialisasi

HeadlineNewsPress Release

Jakarta (12 Februari 2026) – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Universitas Pertamina menjalin kerjasama untuk mewujudkan reindustrialisasi. Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Pertamina Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU dan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU., ASEAN Eng. di Kampus Universitas Pertamina, Jakarta, Kamis (12/02).

“MoU PII dengan Universitas Pertamina ini mengawali kerjasama kita dengan kampus yang berada di bawah naungan Pertamina, yang bergerak di bidang energi. Seperti energi terbarukan, energi konvensional dan kilang. PII punya program mendukung upaya reindustrialisasi dari bawah melalui pendidikan profesi insinyur. Jadi ini upaya strategis dalam rangka reindutrialisasi Indonesia,” kata Ketua Umum PII Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU., ASEAN Eng.

Menurut Ketua Umum PII Ilham Habibie, kerjasama untuk mewujudkan reindustrialisasi Indonesia bersama Universitas Pertamina ini bisa melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), untuk memperbanyak insinyur professional yang aktif mengisi di berbagai industri. “Selain kerjasama melalui PSPPI bisa juga kerjasama penerbitan jurnal ilmiah di Universitas yang dikolaborasikan dengan PII yang memiliki anggota para insinyur professional dengan berbagai keahlian,” ujar Ilham Habibie menambahkan.

Penandatanganan MuO PII dengan Universitas Pertamina dilakukan dalam rangkaian Dies Natalis ke-10 Universitas Pertamina dan Ulang Tahun ke-15 Pertamina Foundation. Hadir dalam acara itu selain Ketua Umum PII Ilham Habibie dan Rektor Universitas Pertamina Prof. Wawan Gunawan, juga Komisaris Utama Pertamina Muchamad Iriawan, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri beserta jajaran direksi Pertamina. Hadir juga para pimpinan lembaga dan universitas yang bekerjsama dengan Universitas Pertamina.

Pada kesempatan itu Universitas Pertamina yang berusia 10 tahun dan memiliki 15 program studi dengan 6500 mahasiswa juga mengumumkan telah mendapatkan Akreditasi Unggul dari BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi).

“Peringatan Dies Natalis ke-10 Universitas Pertamina ini sekaligus juga syukuran atas Akreditasi Unggul yang telah didapatkan Universitas Pertamina dari BAN PT pada tahun 2026 ini,” kata Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU dalam sambutannya.

Sementara itu berkaitan dengan berbagai kerjasama Universitas Pertamina dengan PII dan berbagai pihak Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyatakan bahwa masa depan ditentukan oleh kualitas manusia.

“Indonesia memiliki sumber daya alam namun kunci utama keberlanjutan ada pada kualitas manusianya. Dalam hal ini Universitas Pertamina memagang kunci keberlanjutan ini. Dan yang membedakan dengan yang lain Universitas Pertamina memiliki kedekatan dengan ekosistem industri, program magang, sehingga mahasiswa memahami realitas dunia kerja industri dengan lebih baik,” kata Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam sambutan.

Back to top button